Perjalanan Timnas HWC 2013 #1

Tim nasional Indonesia meraih kemenangan pertamanya dalam Homeless World Cup 2013 Danau Malta, Poznan, Polandia, Minggu (11/8). Delapan pemain yang terdiri dari empat orang miskin kota, tiga orang dengan HIV/Aids dan seorang mantan pecandu ini sukses mengandaskan perlawanan juara dua kali dalam ajang tersebut, Skotlandia dengan skor 4-6 (3-5).

Pelatih timnas HWC, Bonsu Hasibuan melihat peluang Indonesia cukup besar untuk lolos dari babak kualifikasi. Kemenangan awal pada hari pertama ini, menjadi harapan manis bagi timnas untuk melangkah dengan pasti pada pertandingan selanjutnya.

Pada hari kedua, Senin, (12/8) Indonesia bertemu Argentina. Babak pertama melawan Argentina, Indonesia unggul sementara. Sayangnya, lewat sebuah serangan balik pada babak kedua, Argentina mampu memperkecil selisih skor.

Dalam pertandingan yang berlangsung selama 14 menit dengan jumlah gol yang sama ini, pelatih Bonsu berani memberi kesempatan pada pemain yang belum pernah main untuk turun.

Skor imbang melawan Argentina membuat penalti tak bisa dielak. Sayangnya, eksekusi bola Dimas Saputra Ramadhan membentur tiang. Sementara, tendangan pemain Argentina meluncur mulus ke sisi sebelah kanan penjaga gawang Indonesia, Ujang Yakub.

Walau, kalah dalam adu penalti timnas HWC tetap ceria dan menebar senyum kepada penonton. Memang, inti Homeless World Cup ini bukan sekadar menang semata, tetapi kesenangan bermain bola.

Dua jam, usai bertanding melawan Argentina. Indonesia bersiap melawan Wales. Para pemain tampil taktis dan efektif saat menghadapi Wales. Ketenangan mengontrol permaian membuahkan hasil sehingga mereka bisa mencetak kemenangan 12-2 atas Wales. Belasan gol tersebut dicetak oleh Nico Pernando, Sendi, Riki Irawan dari Jawa Barat, serta Dimas yang berasal dari Jawa Timur.

Pelatih timnas Bonsu, optimis timnya bisa tampil lebih baik saat menghadapi India. Target memang menang tetapi memberikan kesempatan yang sama kepada setiap pemain dalam lapangan juga perlu. Hal inilah yang berusaha dibagi adil oleh kapten timnas Homeless World Cup 2012 ini. Karena pemain yang berpatisipasi dalam Homeless World Cup hanya bisa bermain di satu edisi turnamen.

Hari ketiga, Selasa (13/8), timnas berpeluang memimpin di Grup G pada babak kualifikasi Homeless World Cup 2013 Kepastian itu diperoleh setelah Indonesia mengalahkan India 9-2

Kemenangan ini mengantarkan tim yang dibentuk dua bulan sebelumnya di Bandung ke peringkat pertama klasemen Grup G. Indonesia mengumpulkan 10 poin dari tiga kemenangan dan satu kali kekalahan adu penalti.

(sumber: Adi Marsiela)

About the author:

. Follow him on Twitter / Facebook.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *